Teza Sumendra Mewakili Indonesia di Mosaic Music Series 2017

Teza Sumendra Mewakili Indonesia di Mosaic Music Series 2017

Welcome, Teza Sumendra. Banyak yang sudah memprediksi pelantun lagu “I Want You, Love” ini kelak akan go international juga. Ngikutin jejaknya Agnez Mo, Nidji, Aggun, Dira Sugandi, Syaharani, dan lainnya. Bulan November 2017 nanti akan jadi momen pertamanya manggung dengan musisi terkenal di dunia.

Acara Mosaic Music Series merupakan gelaran musik yang dipersembahkan oleh Esplanade, asal Singapura. Event ini akan digelar mulai tanggal 10 hingga 14 November 2017. Nah, Teza kebagian yang tanggal 11 November. Apa kamu sudah siap-siap nonton Teza di debut internasionalnya?

Di panggung Mosaic Music Series 2017 akan hadir Ferry dan Canvas Conversation. Mereka akan tampil pada pembuka acara, yakni tanggal 10 November. Mereka merupakan grup musik yang selalu menyajikan instrumen yang bikin setiap orang kayak baru terjun dalam mimpi.

Pada hari berikutnya ada Jarle Bernhoft. Buat penggemar musik dunia pasti sudah kenal dengan musisi yang satu ini. Dia pernah masuk nominasi Grammy Award. Dengan kemampuan multi-instrumentalisnya pasti akan banyak menyedot perhatian audiensi. Hebatnya lagi musisi Teza Sumendra akan satu panggung dengannya.

Kira-kira apa yang dirasakan oleh Teza tanggal 11 November besok, ya? Kalau mau lihat ekspresinya dateng aja ke Singapura. Pada hari berikutnya ada Sinne Eeg. Tanggal 13 November ada Shugo Tokumaru juga pernah mengisi slot buat tampil di Mosaic Music Series sebelumnya.

Pada penutupan acara, akan menampilkan superstar lain yang bernama Feist, tanggal 14 November 2017. Tahu enggak? Feist pada tahun ini mengeluarkan album bertajuk “Pleasure” yang sudah dirancang selama 6 tahun. Serius banget, ya. Dengan menjadi salah satu bagian dari acara, kita patut bangga dengan Teza.

Event musik tersebut sangat disegani oleh musisi-musisi di dunia. Dalam gelaran event tersebut enggak Cuma ada Teza, Feist, Sinne, Shugo, Bernhoft, dan Ferry. Ada pula musisi lain yang tampil dengan disesuaikan jadwal masing-masing. Ada ALEXTBH (Malaysia), Yeo (Australia), Sunny Trio & Nat Buntita (Thailand).

Sementara dari tuan rumah sendiri akan menampilkan musisi terbaiknya. Mulai dari Andayoma, Bakers in Space, Deon, Bennet Bay, Dru Chen, Ethel Yap, Joie Tan, Gareth Fernandez, Mean Midst, Negel Hogan, The Good Life, Riot !n Magenta, Simon Yong, dan The Pinholes. Dengan jumlah musisi sebanyak itu pastinya meriah banget.

Kabar bagusnya, buat nonton mereka kamu enggak dikenai biaya alias gratis. Tapi penampilan mereka enggak bisa lama-lama. Jadi pastikan dateng tepat waktu kalau emang mau hadir. Jadi biayanya ya cuma biaya perjalananmu naik pesawat. Selain itu di luar tanggungan panitia penyelenggara acara.

Banyak yang tergila-gila sama Teza gara-gara suaranya yang serak-serak gimana gitu. Jarang sih ada yang punya tipikal suara seperti itu. Yang ada paling bagusnya cuma standar aja. Di Indonesia, hampir semua ajang pencarian bakat nyanyi memprioritaskan suara unik daripada suara bagus.

Alasannya sederhana. Suara yang unik akan gampang diinget daripada suara yang mainstream, sebagus apa pun. Nah, suara Teza ini masuk kategori unik, seksi, dan bagus. Mungkin ini pula alasan Esplanade mengundang Teza buat manggung di event internasional itu. Selebihnya mungkin akan banyak bicara soal keberuntungan.

Dengan album yang baru beberapa biji rupanya sudah bisa mengantarkan Teza ke helatan pentas musik internasional. Bisa jadi event di Singapura itu akan mengenalkan suaranya lebih luas lagi. Soalnya audiensi bukan cuma terpusat di Indonesia. Tetapi di dunia. Langkah awal yang bagus, Teza.