Perbedaan Sablon Kain Manual dengan Sablon DTG

Simak 7 Perbedaan Sablon Kain Manual dengan Sablon DTG

Anda pasti sering mendengar istilah sablon. Sablon adalah istilah untuk mencetak gambar dan desain pada suatu media seperti kain atau print kain dengan cat atau tinta. Sablon DTG adalah teknik sablon dengan menggunakan mesin. Berikut perbedaan sablon kain manual dengan sablon DTG.

Cara Pengerjaan Sablon

Sablon manual merupakan teknik sablon yang dikerjakan oleh seseorang dengan menggunakan alat seperti rakel, triplek, sablon frame presisi, hairdryer, dll. Sedangkan sablon DTG (Direct to Garment) adalah teknik sablon dengan menggunakan mesin DTG yang besar yang langsung dapat menghasilkan print polos maupun print pattern.  Sablon DTG tidak membutuhkan banyak alat dalam prosesnya.

Media yang Digunakan

Untuk sablon manual, pengrajin harus mencetak desain pada kertas kalkir dan membuat screen film dari kertas tersebut terlebih dahulu, baru setelah itu dicetak. Proses ini tentu membutuhkan banyak media. Lain halnya dengan sablon DTG, proses DTG tidak memerlukan media apapun. Cukup hanya dengan memencet mesin, maka tinggal tunggu kaos jadi, walaupun setelah itu masih ada beberapa langkah untuk proses penyelesain.

Warna yang Dihasilkan Sablon

Sablon manual menghasilkan warna dengan kualitas yang kurang bagus. Berbeda dengan sablon DTG yang memiliki kemampuan menghasilkan warna berkualitas tinggi. Mesin sablon DTG dapat menghasilkan warna gradient. Dikutip dari heatpressguide.com, dikatakan bahwa sablon DTG mampu menawarkan hasil sablon yang penuh warna dan mendetail.

Kecepatan Pengerjaan Sablon

Pengerjaan sablon kain dengan teknik sablon manual lebih lama jika dibandingkan dengan sablon DTG. Sablon DTG menghasilkan kerja yang lebih cepat. Bahkan pengerjaan satu lusin desain dapat dilakukan dengan waktu 1 jam saja. Sedangkan dengan sablon manual bisa seharian.

Kualitas Sablon

Pada dasarnya, sablon manual dapat menghasilkan kualitas sablon yang lebih baik dibandingkan sablon DTG. Akan tetapi, itu semua tergantung pada kemampuan atau skill orang yang mengerjakan sablon. Sablon DTG memang menghasilkan desain yang persis dan sesuai gambar. Namun, dari segi keawetan masih kalah dengan hasil sablon manual.

Variasi Sablon

Sablon manual dapat digunakan untuk berbagai macam variasi sablon seperti sablon timbul, rubber, pigment, dll. Tetapi, itu semua tergantung dengan kemampuan atau skill mumpuni yang dimiliki oleh pengrajinnya. Sablon DTG sebenarnya bisa saja menghasilkan sablon timbul. Tetapi, kualitasnya tidak akan sebagus sablon manual terlebih jika dilakukan secara masa.

Ekslusifitas Sablon

Bagi Anda yang tidak ingin memiliki kaos yang sama dengan orang lain, Anda tentu cocok dengan teknik sablon DTG. Sablon DTG dapat menerima pesanan satuan. Sedangkan sablon manual hanya menerima pesanan minimal satu lusin (12 pcs). Tentu harga segitu pun masih mahal, bagaimana jika harga satuan?

Nah, sekarang Anda sudah paham bukan perbedaan antara sablon kain (print kain) manual dan DTG? Tidak sulit bukan untuk membedakannya? Polos.co.id menyediakan berbagai jenis teknik penyablonan, lho. So, Anda tak perlu meragukan kualitas hasil sablonan polos.co.id karena dijamin oke banget!